Archive for the 'Penulisan' Category

Menciptakan kematian

Peringatan yang bagus untuk aku. Hasan al-Banna pernah menulis:

Para pendahulu kita ternyata sangat menguasai dengan baik bagaimana mendesign, menciptakan cara yang tepat untuk menjemput kematian yang Allah tetapkan ke atasnya. Sebahagian besar doa yang mereka panjatkan dalam sujud mereka, yang sekaligus sebagai cita-cita dan harapan tertinggi mereka, adalah mati syahid. Mereka pun memohon agar dijauhkan dari kematian sebagai orang yang lemah, penakut dan tanpa daya. Dengan semangat seperti itu, orang-orang yang telah mendahului kita sentiasa hidup dalam darjat yang mulia, sebagaimana harpaan mereka menjumpai kematian sebagai pahlawan di jalan Allah.

Namun, kita telah lupa design atau rancangan yang mereka buat selama ini kerana kita hanya menghabiskan sebahagian besar waktu kita untuk berleha-leha. Bahkan, kita tidak dapat membela diri kita sendiri, sehingga kita pun menjadi rebutan yang terbagi-bagi di antara bangsa-bangsa lain, Kita mensia-siakan warisan besar ini yang dahulu berhasil ditegakkan oleh para pendahulu kita dengan perjuangan, pembelaan, jihad dan kerelaan mengorbankan harta, jiwa dan raga untuk Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung.

Penggadaian agama dalam berkarya?

Baru-baru ni masa raya, aku sempat layan cite Remp-It dan Gubra. Pastu teringat lak cite Sepet, sebab rasanya Sepet tu ade kaitan dengan Gubra, sebab nama watak cam sama jek. Pastu teringat lak satu cerpen, aku tak ingat aku baca kat mana, tapi pastinya penulisnya seorang muslim. Cerpen tu pasal kisah rogol. Dan aku teringat jugak lagu-lagu sekarang ni yang banyaknya pasal cinta, termasuk jugak lagu nasyid. Yang mana, liriknya penuh dengan curahan-curahan hati. Adeh.

Dan apabila kita melihat kesemua karya tersebut dengan mengetepikan nilai agama Islam, sesungguhnya karya-karya tersebut adalah karya-karya terbaik. Filem-filem, dari segi mesej, lakonan, sudut kamera, suntingan, semuanya best-best. Serius, seronok tgk. Cerpen pula, bahasanya amat-amatlah best. Cara penyusunan ayat-ayatnya best. Dan lagu-lagu, dari segi arrangement, gubahan, melodi, bahasa lirik, semua amat memikat hati. Semuanya adalah karya-karya yang terbaik.

Continue reading “Penggadaian agama dalam berkarya?”

Jalan yang terang

Aku teringat pernah terbaca buku mengenai peribadi seorang muslim di rumah seorang sahabat yang amat aku cintai. Cantik sungguh cara penulis buku itu menggambarkan ciri jalan yang benar dan ciri peribadi muslim yang berada di atasnya. Walaupun tak berapa ingat sangat, tapi secara ringkasnya masih dapat aku sampaikan.

Bayangkan satu tempat yang amat gelap, yang mempunyai berjuta-juta jalan di mana setiap satunya sampai kepada destinasi-destinasi yang berlainan. Dan ada manusia-manusia yang sedang meniti jalan-jalan itu dan ada juga yang masih terkial-kial untuk menaiki jalan-jalan itu. Dan di dalam kegelapan yang amat sangat itu, terbentang satu jalan yang lurus dan luas, yang diterangi oleh cahaya sepanjang-panjang perjalanannya sehingga ke destinasi. Dan setiap manusia yang berada di atas jalan itu dengan penuh mesra mempelawa manusia-manusia lain untuk turut serta berjalan di atas jalan itu.

Continue reading “Jalan yang terang”

Niat Saja Tak Cukup, Berbuatlah…

Sumber: Eramuslim.com
Oleh Bayu Gawtama

Sore kemarin sebuah pelajaran kembali saya dapatkan. Kali ini dari Ayahanda sahabat saya yang tahun lalu baru saja menunaikan ibadah haji. Ia nampak bahagia bisa menjalankan ibadah ke tanah suci, sebahagia semua orang yang pernah berhaji. Bercerita ia tentang berbagai pengalamannya selama menjadi tamu Allah, tentang makam Rasulullah dan semua hal menakjubkan di tanah suci.

Namun dari semua cerita itu, ada satu bagian yang benar-benar menarik perhatian. Yakni ketika sampai pada cerita tentang, bagaimana ia bisa berangkat pergi haji, padahal uang tabungannya belumlah mencukupi. Kisah-kisah unik dan ajaib tentang orang-orang yang pergi haji pun berlanjut, dan kisah dari Ayahanda sahabat saya ini menambah daftar panjangnya. Kita pernah mendengar ada seorang pengemis yang bisa berangkat haji lantaran ia senantiasa menjaga mulutnya dari kata-kata yang sia-sia. Begitu pun kisah tentang tukang sol sepatu yang bisa berhaji karena kebaikannya terhadap tetangganya.

Continue reading “Niat Saja Tak Cukup, Berbuatlah…”

Bekerja dengan cinta

Sumber: Eramuslim

Saya mempunyai kawan baru, namanya Fery. Dia seorang laki-laki berumur 17 tahun. Saya mengenalnya seminggu yang lalu. Saat itu dia sedang mangkal di depan masjid kampus dengan gerobak es-nya. Ya, Fery adalah warga baru yang berjualan es asli Banjarnegara. Sebelumnya, memang telah ada tiga orang yang mangkal di depan masjid kampus dengan profesi yang berbeda. Satu tukang koran, satu tukang kunci dan satunya lagi tukang tambal ban. Ketiganya saya kenal baik Nah, kini tambah satu lagi warganya, si Fery itu.

Continue reading “Bekerja dengan cinta”

Tangisan Sang Nabi

Sumber: Eramuslim

Setiap pohon yang tidak berbuah, seperti pohon pinus dan pohon cemara, tumbuh tinggi dan lurus, mengangkat kepalanya ke atas, dan semua cabangnya mengarah ke atas. Sedangkan semua pohonnya yang berbuah menundukkan kepala mereka, dan cabang-cabang mereka mengembang ke samping.

Rasulullah adalah orang yang paling rendah hati, meskipun dia memiliki segala kebajikan dan keutamaan orang-orang dahulu kala dan orang-orang sekarang, dia seperti sebuah pohon yang berbuah. Menurut sebuah riwayat, beliau bersabda, “Aku diperintahkan untuk menunjukkan perhatian kepada semua manusia, untuk bersikap baik hati kepada mereka. Tidak ada Nabi yang sedemikian diperlakukan dengan sewenang-wenang oleh manusia selain aku.�

Continue reading “Tangisan Sang Nabi”

Nabi Ayub pun Tersenyum

Sumber: Eramuslim

Allah mencintai hamba-hamba-Nya dengan cara yang unik dan berbeda-beda. Semakin tinggi ketakwaan seorang hamba, semakin unik cara Dia mencintainya. Salah satunya adalah Nabi Ayub. Lelaki yang diamanahkan Allah untuk mengemban misi ketuhanannya itu dicintai Allah dengan penyakit yang sangat parah. Tak tanggung-tanggung, karena penyakitnya itu, Ayub alaihi salam dijauhi sahabat dan kerabatnya. Mereka tak tahan berdekatan lantaran aroma tak sedap dan takut tertular.

Maha suci Allah yang telah menciptakan manusia semulia Ayub. Ia tak pernah membenci Allah dengan takdirnya, tak pula ia merasa bahwa Tuhan yang dicintainya itu tak adil terhadapnya. Semakin berat sakit yang dirasa, semakin cinta Ayub kepada Allah. Dan mulianya Ayub, semakin parah penyakitnya semakin ia tersenyum. Allah dan para malaikat pun kan tersenyum oleh kesabaran lelaki mengagumkan itu.

Continue reading “Nabi Ayub pun Tersenyum”

Manusia yang Tidak Pernah Mati

Sumber: Eramuslim

Salah satu kesenangan saya adalah membaca buku-buku sejarah. Dari sejarah, saya memperoleh banyak pelajaran, yang dengannya membuat saya berhati-hati dalam melangkah. Saya semakin menyadari akan satu hal, bahwa jalan di dunia ini tidak selamanya mulus dan indah. Ada kalanya berlubang, bergelombang, penuh onak dan duri. Dari sanalah saya mengetahui mengapa seseorang dapat sukses, dan mengapa yang lain tidak.

Saya mengagumi ulama-ulama besar seperti Imam al-Ghazali, Imam Ibnu al-Jauzy, Imam Ibnu Taimiyah dan Imam Hasan al-Banna karena ilmu yang mereka miliki, ketekunan mereka dalam beribadah, keluhuran akhlak mereka dan penghargaan mereka terhadap waktu. Imam Hasan al-Banna pernah mengatakan, kewajiban yang ada lebih banyak daripada waktu yang tersedia. Pernyataan ini bukan pernyataan yang main-main, melainkan sebuah pernyataan yang keluar dari mulut seorang insan yang “bergelut� dengan waktunya dan sadar akan pentingnya waktu.

Continue reading “Manusia yang Tidak Pernah Mati”

Berjuang untuk Menang

Sumber: Eramuslim

Saya tidak tahu mau menyebutkannya sebagai apa, tapi menurut saya, bersyukur kala ujian datang akan memudahkan kita untuk berjuang melewatinya. Sebab ketika Allah menurunkan lagi sebuah ujian pada diri kita, saat itu harusnya kita tahu, bahwa Allah menyimpan sebuah kenikmatan lagi di baliknya. Bila kita lulus, maka kenikmatan itu akan terasa jauh berkali lipat. Sesuatu yang diperoleh dengan perjuangan biasanya akan terasa lebih indah. Dan kepuasan seperti itu tidak hanya akan berakibat kenikmatan dunia, melainkan juga merupakan saham pribadi untuk membuka pintu surga. Jadi, kita semua memang harus berjuang untuk menang.

Continue reading “Berjuang untuk Menang”

Al-Ikhwan al-Muslimun

Al-Ikhwan al-Muslimun adalah sebuah gerakan Islam terbesar di zaman modern ini. Seruannya ialah kembali kepada Islam sebagaimana yang termaktub di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah serta mengajak kepada penerapan syari’at Islam dalam kehidupan nyata. Dengan tegar gerakan ini telah mampu membendung arus sekularisasi di dunia Arab dan Islam.

Continue reading “Al-Ikhwan al-Muslimun”

You are currently browsing the nazrulamir.notes weblog archives for the 'Penulisan' category.